8 Cara Mati dengan Damai, Bukan untuk Bunuh Diri

8 Cara Mati dengan Damai, Bukan untuk Bunuh Diri

Semua orang pasti mengalami kematian, tetapi tidak semua terang-terangan berani menghadapinya. 

Kemudian, muncul pertanyaan, bagaimana cara mati dengan damai tanpa penyesalan? 

Di sisi lain, sekarat atau semacam proses yang mengiringi kematian juga digambarkan menyakitkan di banyak agama. 

Oleh karena itu, kematian kian terasa menakutkan. Apalagi, jika kamu tidak mempersiapkan diri baik-baik.

Cara Mati dengan Damai untuk Kamu yang Lelah pada Kehidupan

Sebenarnya, tidak ada cara meninggal dengan damai, kecuali memaksimalkan kualitas hidup sampai napas terakhirmu. 

Lantas, bagaimana dengan bunuh diri? 

Ternyata, bunuh diri merupakan jalan pintas saat kamu tidak dapat memaksimalkan kehidupan. Dampaknya, kamu akan menyesal dan memperoleh rasa sakit. 

Maka, pertanyaannya menjadi demikian, bagaimana cara memaksimalkan kualitas hidup untuk meninggal dengan damai?

1# Melakukan Hal-Hal yang Disukai


Melakukan Hal-Hal yang Disukai

Yap, cara memaksimalkan kehidupan yang pertama dengan melakukan hal-hal yang disukai. Kamu disarankan meluangkan waktu untuk beraktivitas sesuai minat dan bakat. 

Kalau bisa, lakukan setiap hari atau sesering mungkin. Namun, jika tubuh merasa lelah, cobalah beristirahat sambil menonton film kesukaanmu, hobi Aquascape, atau membaca buku. 

Hal ini semakin seru kalau kamu melakukannya bersama orang-orang terdekat.

Intinya, waktu luang harus dipakai untuk hal-hal menyenangkan. Kamu juga boleh membuat rencana jauh-jauh hari sebagai motivasi. 

Pokoknya, jangan sampai kamu mengalami stres karena tertekan pada kehidupan atau pekerjaan, ya. Jadi, kenali baik-baik dirimu untuk tahu hal yang disukai atau hal-hal yang dibenci.

2# Memperbaiki Suasana Hati dengan Mendengarkan Musik

Apa kamu sedang mempunyai mood yang buruk? Kalau begitu, kamu harus memperbaikinya. 

Pasalnya, memperbaiki suasana hati termasuk cara memaksimalkan kehidupan, sebab hal ini termasuk cara mati dengan damai suatu hari. 

Nah, sebenarnya, setiap orang mempunyai cara-cara berbeda untuk memperbaiki suasana. Jadi, kamu harus mengenal dirimu sendiri.

Akan tetapi, secara umum, musik dapat dipakai memperbaiki suasana hati banyak orang. Musik mempunyai kemampuan memengaruhi psikologi seseorang untuk mengurangi rasa sakit dan menjadi bersemangat. 

Oleh karena itu, cobalah memilih musik yang kamu sukai atau musik-musik yang membawamu pada ingatan masa lalu yang indah.

3# Istirahat yang Cukup


Istirahat yang Cukup

Kalau kamu kurang tidur, semua aktivitas menjadi tidak terkontrol. Pasalnya, kamu tidak mampu berkonsentrasi untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan dengan baik. 

Selain itu, kurang tidur juga menyebabkan stres sehingga memunculkan keinginan menyerah pada kehidupan. Jadi, kamu harus beristirahat dengan cukup, ya.

Caranya, sisihkan waktu beristirahat secara berkala. Kamu juga tidak disarankan untuk memaksakan diri sehingga tubuhmu benar-benar merasa lelah. 

Selain itu, kamu juga boleh mempunyai hari khusus untuk bermalas-malasan, lho. Pokoknya waktu istirahat harus menjadi cukup. 

Sedangkan cukup berarti tidak kurang dan tidak berlebihan-lebihan.

4# Menghabiskan Waktu dengan Orang Terdekat


Menghabiskan Waktu dengan Orang Terdekat

Hidup sama sekali tidak berarti jika kamu tidak mempunyai orang-orang terdekat. Oleh karena itu, cara mati dengan damai diperoleh saat kamu bahagia karena menghabiskan waktu dengan orang-orang yang kamu sayangi. 

Jadi, cobalah sisihkan waktu untuk mereka, baik bersama keluarga, kekasih, atau teman-temanmu.

Lantas, bagaimana jika kamu mempunyai hubungan yang buruk? Kalau begitu, kamu harus memperbaiki hubungan tersebut. 

Pasalnya, kesepian merupakan perasaan yang menyakitkan. Ingat, orang-orang terdekat adalah mereka yang membuatmu terus berjuang, tidak peduli apa yang terjadi, mereka akan menyertaimu untuk melalui hal-hal menyenangkan atau menyedihkan.

5# Meminta Bantuan Orang Lain untuk Beberapa Hal

Apa kamu orang yang kuat? Berarti kamu sangat hebat. Namun, manusia tetap makhluk sosial yang membutuhkan manusia lainnya. 

Oleh karena itu, meminta bantuan orang lain dalam beberapa hal bukan sesuatu yang memalukan. Ternyata, hal ini berperan untuk mengurangi beban pikiran dan membagi tanggung jawab. 

Misalnya peran dalam sebuah tim di perusahaan.

Selain itu jika ada beberapa pekerjaan yang tidak mampu diselesaikan, jangan terlalu khawatir. Kamu mempunyai orang-orang dekat yang mau membantu. 

Dengan begitu kamu dapat menjaga kesehatan fisik dan mental sekaligus. Kesehatan adalah prioritas. Sedangkan kebahagiaan adalah prioritas di atas prioritas.

6# Mewujudkan Keinginan Jika Memungkinkan

Mungkin, kamu berpikir, cara mati dengan damai dapat didapat saat kamu mampu mewujudkan semua keinginanmu. 

Rasanya hal ini tidak keliru. Pemenuhan keinginan dapat memaksimalkan kualitas hidup seseorang. Dengan begitu kamu harus bekerja keras untuk memenuhi mimpi-mimpimu, ya. 

Namun dengan keinginan yang memungkinkan dan tidak memberatkan.

Akan tetapi jika kamu tidak dapat memenuhi sebagian keinginanmu, jangan kecewa. Luangkan waktu untuk bersenang-senang sebagai cara melupakan kegagalan. 

Namun bukan berarti kamu harus menyerah. Kamu boleh terus berjuang, sebab jika kamu berhenti maka itu adalah bunuh diri  yang membuat hidup kian tidak berwarna.

7# Mengobati Rasa Sakit


Mengobati Rasa Sakit

Bagaimana kamu dapat menikmati kehidupan jika kamu merasa sakit? 

Kamu harus mengobati penyakit-penyakitmu, baik fisik atau mental. Tanamkan pada otakmu bahwa berjuang untuk mencapai kesembuhan merupakan tindakan yang berani. 

Jadi, kamu patut bangga pada diri sendiri.

8# Mengoptimalkan Kecerdasan Spiritual


Mengoptimalkan Kecerdasan Spiritual

Terakhir, kecerdasan spiritual sebaiknya ikut dimaksimalkan. Pelajari dan amalkan ajaran agama yang kamu percaya. 

Jangan lupa untuk berdoa dan senantiasa dekat pada Tuhan Yang Maha Esa. Kematian merupakan sebuah proses untuk bertemu Tuhan. 

Oleh karena itu, kamu harus layak untuk menemuinya.

Penutup

Demikian cara meninggal dengan damai yang dapat dilakukan semua orang. 

Jadi kamu harus memaksimalkan kualitas hidup untuk menemui kematian. 

Jika bisa, buatlah detik-detik menunggu kematian menjadi berharga, bukan malah merasa takut untuk menjumpainya. Sedangkan bunuh diri tidak termasuk cara mati dengan damai, lho.