8 Daftar Ratu Paling Terkenal di Sejarah Peradaban Kuno

8 Daftar Ratu Paling Terkenal di Sejarah Peradaban Kuno

IndoSuggest - Berdasarkan catatan sejarah, baik secara tertulis atau tidak, terdapat ratu-ratu peradaban kuno yang berhasil menorehkan berbagai pencapaian. Dengan demikian, muncul nama-nama ratu paling terkenal di dunia. Mayoritas, ratu-ratu yang diulas memerintah setelah suaminya meninggal. Meski tidak semua ratu memiliki akhir yang bahagia, tetapi kehidupan mereka layak dikenang sampai sekarang.

Ratu Paling Terkenal dalam Sejarah

Nah, jika bicara Indonesia, mungkin kamu mengenal ratu di masa-masa yang lebih muda, seperti Ratu Gayatri, Ratu Dyah Tulodong, Ratu Sima dan lain-lain. Namun, ternyata terdapat ratu-ratu lain yang berkuasa di masa yang lebih tua, yakni di peradaban kuno yang tersebar di seluruh dunia. Jika penasaran, sebaiknya baca artikel ini sampai tuntas.

1. Ratu Hatshepsut

Ratu Hatshepsut

Peradaban Mesir kuno memunculkan banyak ratu populer dalam sejarah, di antaranya adalah Ratu Hatshepsut. Berdasarkan penelitian, Ratu Hatshepsut tidak sekadar sebagai ratu atau istri Firaun, tetapi juga sebagai Firaun itu sendiri. Dia ikut mengadopsi berbagai lambang Firaun, menggambarkan dirinya mempunyai jenggot, sampai melakukan perlombaan di festival Sed.

Diperkirakan, Ratu Hatshepsut memerintah selama 20 tahun pada abad 15 SM. Dia kerap melakukan kampanye militer, melakukan ekspedisi perdagangan besar-besaran, dan menciptakan banyak proyek bangunan yang mengesankan. Arkeolog percaya, Ratu Hatshepsut mungkin mempunyai sarkofagus di Lembah Raja-Raja, yakni pada nomor KV60.

2. Ratu Tomyris

Ratu Tomyris

Pada 350 SM, Ratu Tomyris  memerintah di Massagetae setelah suaminya meninggal. Berdasarkan catatan, Massagetae berada di timur Laut Kaspia. Kemudian, Ratu Tomyris menjadi ratu paling terkenal setelah menolak lamaran Raja Cyrus dari Persia. Tidak hanya menolaknya, tetapi dengan berani Ratu Tomyris menuduh Raja Cyrus melakukan tipu daya. Akibatnya, Massagetae dan Persia mulai berperang.

Sayangnya, Raja Cyrus bertarung secara tidak adil. Dia menipu pasukan Massagetae dengan minuman keras yang tidak diketahui. Namun, Ratu Tomyris terus melawan hingga berhasil mengalahkan Raja Cyrus. Menurut cerita, Tomyris juga memakai kepala Raja Cyrus untuk wadah minuman. Sangat berani, bukan?

3. Ratu Nefertiti

Ratu Nefertiti

Ratu Nefertiti dikenal sebagai ratu tercantik di peradaban Mesir Kuno. Ratu Nefertiti berarti seorang wanita cantik yang datang. Berdasarkan catatan sejarah, Ratu Nefertiti merupakan istri dari Amenhotep IV atau lebih populer sebagai Firaun Akhenaten. Selain cantik, Ratu Nefertiti juga dikenal sebagai ratu yang sesat, sebab memerankan peran dalam agama baru bernama Akhenaten.

Dalam agama ini, setidaknya terdapat 3 dewa yang layak dipuja rakyat Mesir, yakni Dewa Akhenaten, Aton, dan Nefertiti itu sendiri. Dalam berbagai temuan kuno, Ratu Nefertiti juga kerap digambarkan memakai mahkota biru yang istimewa. Selain itu, kadang-kadang, Nefertiti digambarkan menyerupai suaminya sehingga sukar dibedakan oleh ilmuwan.

4. Ratu Cleopatra VII

Ratu Cleopatra VII

Jika dibandingkan ratu-ratu lainnya, tampaknya Ratu Cleopatra VII merupakan ratu paling terkenal di peradaban modern. Pasalnya, Ratu Cleopatra VII menorehkan kisah cinta berdarah di peradaban Mesir kuno, yakni dengan Raja Julius Caesar dan Komandan Mark Anthony. Bahkan, akhir hidupnya juga dinilai tragis, sebab Ratu Cleopatra VII memilih bunuh diri melalui gigitan ular.

Berdasarkan sejarah, Ratu Cleopatra VII memerintah di usia 17 tahun, tepatnya pada tahun 51-30 SM. Pada awalnya, Ratu Cleopatra VII menikah dengan Raja Ptolemeus XIII di usia 12 tahun, kemudian menikah dengan Raja Ptolemeus XIV saat suaminya meninggal. Setelah kematiannya, Mesir jatuh di tangan Romawi.

5. Ratu Zenobia

Ratu Zenobia

Mungkin, kamu merasa asing ketika mendengar nama Ratu Zenobia. Yap, kalau begitu, kamu hanya perlu membaca artikel ini. Ratu Zenobia merupakan ratu dari Palmyra atau Bat-Zabai dalam bahasa Aram atau kini menjadi Suriah modern, tepatnya di tengah-tengah Mediterania dan Efrat. Zenobia memerintah pada abad ke-3.

Pada masa pemerintahannya, Ratu Zenobia berhasil menaklukkan Mesir, Asia Kecil, Cappadonia, dan Bitinia. Sayangnya, pada tahun 274 M, Zenobia dikalahkan kerajaan Romawi. Meski demikian, Zenobia tetap diizinkan untuk mengikuti parade kemenangan, termasuk tinggal dalam kemewahan di Roma. Zenobia dikabarkan meninggal karena bunuh diri atau dieksekusi.

6. Ratu Boudicca

Ratu Boudicca

Tampaknya, ratu-ratu paling terkenal di peradaban kuno berhubungan dengan Kerajaan Romawi. Misalnya adalah Ratu Boudicca dari Celtic Iceni yang berada di sebelah timur Inggris kuno. Ratu Boudicca merupakan istri Raja Prasuta Gus, tetapi saat suaminya meninggal, Kerajaan Romawi terang-terangan menginginkan Celtic Iceni.

Dampaknya, Ratu Boudicca dan putri-putrinya dipukuli, ditelanjangi, dan diperkosa untuk menegaskan dominansi Kerajaan Romawi. Kemudian, pada 60 M, Ratu Boudicca melakukan pembalasan dengan membunuh ribuan orang di London, Camulodunum, dan Verulamium. Sayangnya, keberhasilan Ratu Boudicca tidak bertahan lama saat Romawi menyerang balik.

Baca juga: Fakta Raksasa di Bumi

7. Ratu Arsinoe II

Ratu Arsinoe II

Ratu Arsinoe II merupakan ratu Thrace dan Mesir yang meninggal pada 270 SM. Semasa hidupnya, Ratu Arsinoe II menyebabkan pertumpahan darah di kerajaan, sebab menginginkan anaknya naik takhta. Oleh karena itu, Ratu Arsinoe II menyebabkan perang saudara yang membuat suaminya meninggal. Selain itu, Ratu Arsinoe II dikenal sebagai ratu yang kuat.

8. Ratu Balqis

Ratu Balqis

Dalam Al-Qur’an, Perjanjian Lama, dan sejarah Ethiopia, tertulis perihal Penguasa Saba, yakni Ratu Balqis yang terkenal. Sedangkan, menurut ilmuwan, Kerajaan Saba mungkin terletak di Ethiopia, Eritrea, dan Yaman. Dijelaskan Ratu Balqis menyembah matahari dan bintang sebelum bertemu Nabi Sulaiman AS. Diperkirakan wilayah Saba ada pada 2.000 SM sampai 8 M.

Baca juga: Bunga Berwarna Hitam

Demikian, daftar ratu-ratu terkenal dari peradaban kuno yang ada di dunia. Dengan belajar sejarah, Anda dapat memetik kebijaksanaan, keberanian, dan perjuangan para ratu untuk memimpin kerajaan. Oleh karena itu, jangan ragu membuka buku-buku yang tebal untuk memperoleh banyak pengetahuan di masa lampau, termasuk ratu paling terkenal di peradaban kuno.