8 Fakta Gula Rendah Kalori, Penting untuk Kesehatan

8 Fakta Gula Rendah Kalori, Penting untuk Kesehatan

Seiring bertambahnya usia, mayoritas orang-orang mulai memerhatikan kesehatan, salah satunya mengganti gula biasa dengan gula rendah kalori. Dalam praktiknya gula ini mampu memberikan rasa manis seperti gula biasa, tetapi dengan kalori yang jauh lebih rendah.

Untungnya orang-orang dapat menemukan berbagai produk gula yang rendah kalori. Pada dasarnya gula tersebut memiliki harga yang lebih mahal dari gula biasa. Akan tetapi, hal ini sebenarnya bukan hambatan karena gula yang rendah kalori dapat menawarkan berbagai benefit.


Fakta Gula Rendah Kalori

Secara umum, gula yang rendah kalori termasuk sebagai pemanis buatan. Dalam praktiknya pemanis buatan memiliki definisi sebagai gula dengan bahan-bahan yang manis, tetapi tetap mengandung kalori dengan jumlah yang lebih rendah. Apalagi jika dikomparasikan dengan gula biasa.

Dengan demikian, orang-orang tetap dapat menemukan gula dengan kalori rendah yang berasal dari bahan-bahan alami. Dalam hal ini masyarakat dapat memilih produk gula sesuai kebutuhan. Lantas, apa saja fakta-fakta yang ada di gula dengan kalori rendah?


1. Aman untuk Makanan dan Minuman

Fakta Gula Rendah Kalori

Fakta pertama untuk gula dengan kalori rendah adalah menawarkan tingkat keamanan yang tinggi. Artinya orang-orang dapat mencampurkan gula tersebut ke dalam makanan dan minuman. Jadi, pengguna tetap dapat merasakan rasa manis.

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab berdasarkan penelitian di US Food and Drug Administration, pemanis yang rendah kalori tetap aman berperan untuk makanan dan minuman. Tidak hanya itu, penelitian juga memaparkan bahwa gula dengan kalori rendah termasuk gula untuk diet.


2. Pilihan yang Tepat untuk Diet

Gula Pilihan yang Tepat untuk Diet

Harga gula rendah kalori memang tergolong mahal. Akan tetapi, gula cocok untuk mendorong orang-orang melakukan aktivitas diet. Pasalnya gula ini dapat menurunkan berat badan secara efektif. Jadi, usaha dietmu tidak akan berakhir dengan sia-sia.

Menurut berbagai penelitian, kalori adalah sesuatu yang bertanggung jawab untuk menambah berat badan. Alhasil gula dengan sedikit kalori akan menjadi pilihan yang tepat. Meski begitu, jangan lupa untuk mengimbangi diet dengan pola makan yang sehat dan rutin berolahraga.


3. Mencegah Diabetes

Gula Mencegah Diabetes

Salah satu penyakit yang tidak memiliki obat sampai saat ini adalah diabetes. Akan tetapi, orang-orang tetap dapat mencegah penyakit ini. Nah, salah satu cara untuk mencegah diabetes adalah dengan mengonsumsi gula yang rendah kalori.

Tidak hanya itu, dengan mengonsumsi gula ini orang-orang juga memiliki kesempatan untuk merasakan makanan dan minuman manis. Pada dasarnya gula yang rendah kalori mengandung pemanis alternatif. Tujuannya agar tidak mempengaruhi kadar glukosa yang ada dalam darah.


4. Cocok untuk Penderita Diabetes

Cocok untuk Penderita Diabetes

Gula rendah kalori tidak hanya dapat mencegah penyakit diabetes, tetapi juga menawarkan manfaat untuk penderita diabetes itu sendiri. Alhasil gula cocok untuk masak dan minum sehingga orang-orang tetap memiliki kesempatan untuk merasakan rasa manis.

Nah, karena gula memiliki kandungan kalori yang rendah, maka penderita diabetes memang sebaiknya mengonsumsinya daripada gula biasa. Pasalnya gula terbukti aman karena tidak mengandung senyawa-senyawa berbahaya yang mampu menaikkan kadar gula darah.  


5. Terbuat dari Bahan-Bahan Alternatif

Terbuat Dari Bahan-Bahan Alternatif

Tidak dipungkiri, gula dengan kalori rendah tidak berasal dari bahan yang sama seperti gula biasa. Sedangkan beberapa bahan dasar yang berperan adalah aspartam, sorbitol, dan sakarin. Nah, dengan mengonsumsi bahan-bahan tersebut, orang-orang tidak perlu khawatir bahwa kadar gula dalam darah akan meningkat.

Pada dasarnya orang-orang dapat mengonsumsi 50 miligram sorbitol per kilogram berat badan. Selain itu, sukrosa juga hanya mengandung 4 kalori per 1 gram. Namun, apabila mengonsumsi sakarin kamu harus tahu bahwa bahan menawarkan rasa manis 300 kali lipat dari gula biasa.


6. Memiliki Rasa Manis yang Lebih Kuat

Memiliki Rasa Manis yang Lebih Kuat

Gula rendah kalori ternyata memiliki rasa manis yang lebih kuat dari gula biasa, lho. Akan tetapi produk-produk gula yang rendah kalori tetap menawarkan kalori yang lebih sedikit. Nah, apabila dibandingkan satu gram gula biasa dapat mengandung 50 kalori.

Akan tetapi gula yang berkalori rendah umumnya menawarkan kalori yang lebih sedikit dari angka tersebut. Misalnya aspartam memiliki 0,4 kalori per gram. Selain itu, juga terdapat gula dengan kalori rendah dari stevia dan sukralosa. Keduanya sama-sama mengandung 0 kalori per gram gula.


7. Belum Terdapat Bukti bahwa Gula Rendah Kalori Memiliki Efek Samping

Belum Terdapat Bukti bahwa Gula Memiliki Efek Samping

Sadar atau tidak, beberapa penelitian memang menunjukkan berbagai manfaat dari gula yang rendah kalori. Akan tetapi beberapa orang tetap takut untuk mengonsumsinya secara berkala. Bahkan masyarakat juga beranggapan gula dengan  kalori rendah dapat meningkatkan risiko kanker.

Padahal menurut para ahli di National Cancer Institute, sampai sekarang belum terdapat bukti ilmiah yang menyatakan bahwa gula berkalori rendah dari pemanis buatan dapat menyebabkan kanker. Apalagi masalah kesehatan lainnya. Sedangkan penelitian lain memaparkan gula tetap aman dalam jumlah yang cukup.


8. Gula dari Stevia Terus Populer di Masyarakat

Gula dari Stevia Terus Populer di Masyarakat

Stevia merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Selatan. Selama ratusan tahun tanaman ini telah berperan sebagai pemanis alami. Oleh karena itu, tidak heran banyak perusahan produksi mulai berbondong-bondong merilis produk rendah kalori menggunakan tanaman stevia.

Apalagi stevia juga memiliki rasa manis hingga 300 kali lipat dari gula biasa. Alhasil orang-orang hanya perlu menggunakan stevia dalam jumlah yang kecil. Pada dasarnya stevia semakin populer karena termasuk bahan alami dan dapat berperan memberikan rasa manis secara efektif. 

Demikian fakta-fakta gula dengan kalori rendah. Pada dasarnya gula tersebut tetap aman untuk menjaga kesehatan orang-orang. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu ragu untuk menggunakan produk-produk gula yang rendah kalori. Bahkan, keluargamu mungkin juga telah menggunakan produk tersebut.

Pada akhirnya orang-orang dapat menggunakan gula yang rendah kalori secara berkala. Meski memiliki harga yang lebih mahal dari gula biasa, tetapi hal ini tetap berbanding lurus dengan benefit yang akan diperoleh. Jadi, jangan ragu untuk memilih berbagai rekomendasi gula rendah kalori.