1lBn3oUcMXadgYplTY9quoFOh2yQQsKaYuogpOlq

8 Jenis Ayam Petarung, Mulai dari Harga Murah sampai Mahal

Ayam menjadi salah satu unggas yang tidak hanya berperan sebagai hewan konsumsi, tetapi juga hewan peliharaan. Kemudian jenis ayam yang beragam menjadikan hewan yang satu ini menarik bagi para pecinta ayam.

Tak hanya ayam pedaging, tetapi di Indonesia ayam petarung juga populer. Ayam petarung memiliki karakter yang berbeda dari ayam biasanya. Ayam ini memiliki ketahanan fisik yang kuat, kekuatan atau pukulan, serta mental yang baik. Itu mengapa ayam petarung dikatakan memiliki karakter pejuang.


Jenis Ayam Petarung Beserta Harganya

Di Indonesia terdapat beragam ayam petarung yang populer, mulai dari harga murah hingga harga termahal. Tiap jenis tersebut memiliki karakteristik serta kelebihan masing-masing. Harganya juga dapat melambung apabila ayam tersebut telah banyak memenangkan pertandingan.


1. Ayam Philipine

Ayam Philipine

Jenis ayam Philipine populer karena memiliki gerakan cepat saat bertarung, ayam Philipine mempunyai postur tubuh kecil yang membuat  ayam petarung ini sulit untuk dipukul oleh lawannya.

Ayam inipun sering berperan untuk sabung ayam taji. Pasalnya loncatannya juga sangat berbahaya apabila mengenai mata ayam lawan saat bertarung. Harga ayam ini mulai dari Rp500.000.


2. Ayam Shamo

Ayam Shamo

Untuk ayam shamo adalah salah satu jenis ayam petarung yang berasal dari Jepang. Ayam ini memiliki ciri fisik bugar dengan postur tubuh yang paling besar daripada ayam petarung lainnya.

Ayam shamo juga terkenal karena kemampuannya untuk menegakkan tubuhnya hingga 90 derajat. Meski memiliki pukulan yang lambat, ia populer karena ketepatan pukulannya. Di e-commerce, anakan ayam shamo harganya mulai Rp600.000.


3. Ayam Burma

Ayam Burma

Kemudian ada ayam Burma merupakan ayam petarung yang sangat terkenal di Indonesia, yang mana berasal dari Myanmar. Selain sebagai ayam petarung, ayam ini juga populer sebagai koleksi atau ayam hias.

Ayam Burma memiliki karakteristik mata yang tampak seperti melotot, leher panjang, warna putih pada telinga, tulang kaki yang kecil serta tipis, bulu sayap tebal, dan jengger yang serupa ular.

Hewan ini memiliki ukuran tubuh serta bobot yang terbilang lebih kecil daripada ayam petarung lainnya. Beratnya sebesar 2,8 kg sampai 3 kg. Meski memiliki tubuh yang terbilang kecil, ayam ini tangguh dan bisa bertarung dengan ayam dengan ukuran tubuh yang lebih lebih besar.

Ayam Burma memiliki fisik yang kuat, cepat, dan mempunyai gaya bertarung yang khas. Nah, untuk harganya Rp450.000 hingga Rp2.000.000.


4. Ayam Brazilian

Ayam Brazilian

Ada ayam Brazilian merupakan ayam petarung yang berasal dari negara Brazil. Secara umum, ayam memiliki karakteristik tubuh tinggi tegap berwarna jingga. Selain itu, ayam juga memiliki postur yang tegap dan besar.

Sampai sekarang, hewan ini terkenal di kalangan pecinta ayam petarung karena memiliki pukulan tak terduga serta cepat kepada lawan. Namun, ayam Brazilian memiliki kekurangan pada ketahanan. Harga ayam Brazilian di e-commerce Rp1.000.000.


5. Ayam Saigon

Ayam Saigon

Jenis ayam petarung yang berasal dari Vietnam ini memiliki ciri khas yang unik, di mana pada bagian lehernya tidak memiliki bulu. Ayam ini pun punya kulit yang tebal serta tubuh tinggi dan besar.

Meski unik, ayam Saigon tidak sepopuler ayam lainnya di kalangan pecinta ayam petarung, sebab ayam ini tidak secepat ayam Bangkok ataupun ayam Burma. Harga ayam Saigon mulai dari Rp4.000.000 sampai Rp5.000.000, sedangkan anakan mulai dari Rp300.000 sampai Rp400.000.


6. Ayam Siam

Ayam Siam

Lantas ayam petarung ini memiliki karakteristik pantang menyerah saat bertarung, mempunyai pukulan keras, dan cepat. Ayam siam memiliki tampilan dan teknik bertarung yang mirip dengan ayam Bangkok. Dalam hal ini, harga anakannya mulai Rp200.000 hingga puluhan juta untuk ukuran dewasa.


7. Ayam Peru

Ayam Peru

Umumnya, ayam Peru atau Peruvian merupakan salah satu jenis ayam jantan yang banyak mengikuti perlombaan atau bertarung. Seperti namanya, ayam yang satu ini berasal dari negara Peru.

Dalam praktiknya, ayam memiliki karakteristik dengan postur badan besar, membungkuk, jari kaki panjang, dan telinga berwarna kuning. Ayam Peru memiliki bobot yang besar daripada ayam biasa. Berat ayam dewasa bahkan bisa mencapai 3,5 kg.

Kelebihan ayam Peru yakni dapat bertarung menggunakan tajinya sehingga akan sulit untuk kalah. Oleh karena itu, ayam Peru menjadi primadona. Nah, untuk ayam usia 7 bulan harganya mulai Rp5.000.000. Sementara itu, usia dewasa harganya dapat mencapai puluhan juta rupiah.


8. Ayam Bangkok

Ayam Bangkok

Ada ayam Bangkok merupakan ayam yang mempunyai gaya bertarung yang sangat baik dan bahkan mampu bertarung hingga mati. Layaknya namanya, ayam ini berasal dari Thailand.

Secara umum, ayam memiliki ciri khas tubuh besar, leher panjang, paruh berwarna kuning, dan bulu yang terlihat indah. Ayam ini memiliki tubuh besar untuk ukuran dewasa, bobotnya bisa mencapai 3 kg sampai 4 kg.

Tidak heran jika harganya terbilang mahal. Pasalnya untuk usia 1 bulan harganya Rp250.00 dan usia 7 sampai 12 bulan harganya sekitar Rp2.450.000. Sementara, ayam Bangkok yang telah memenangi lomba harganya Rp5.500.000. 

Demikian  bermacam-macam ayam yang cocok sebagai ayam petarung. Akan tetapi, alangkah baiknya untuk tidak mengadu ayam. Pasalnya hal ini dapat menyakiti hewan-hewan malang tersebut.

Pada akhirnya orang-orang tetap dapat menikmati keindahan bulu atau perilakunya. Alhasil masyarakat tetap dapat memperoleh harga yang tinggi dengan menjualnya sebagai ayam hias. Jadi, jenis ayam mana yang paling kamu sukai?

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar